Laporan Praktikum
I.
Tujuan
Untuk menghitung
jumlah bakteri pada sampel.
II.
Prinsip
Sampel
diencerkan dengan pengenceran tertentu kemudian dituang ke dalam media NA pada
Plate, campur hingga homogen, inkubasi 37° C selama 24 jam, dilakukan
perhitungan pada bakteri yang tumbuh.
III.
Landasan Teori
Metode
cawan tuang/ Total Plate Count/ Colony Performing Unit merupakan metode
kwitansi bakteri secara tidak langsung (indirect). Cara ini dapa dipakai untuk
menentukan jumlah bakteri keseluruhan baik yang hidup maupun yang mati atau
hanya untuk menentukan jumlah bakteri yang hidup saja.
Metode
cawan tuang merupakan metode yang paling umum digunakan untuk perhitungan
jumlah kuman. Dasarnya ialah membuat
suatu seri pengenceran bahan dengan kelipatan 10, dari masing-masing
pengenceran diambil 1 ml dan dibuat taburan dalam Petridis dengan media agar
yang macam dan caranya tergantung pada
macam mikroba. Setelah di inkubasi, dihitung jumlah koloni dari tiap Petridis
dari masing-masing pengenceran dengan colony counter yang bisanya dilengkapi
dengan electronic regester. Dari jumlah koloni tiap Petridis dapat ditentukan
jumlah kuman tiap ml bahan yaitu dengan mengalikan jumlah koloni dengan
pengenceran. Jika jumlah koloni pada satu Petridis sangat padat, dapat dibuat
daerah hitung seluas 10 cm2. Kemudian dihitung dengan perhitungan tertentu.
Pada
cara ini dilakukan pengenceran dengan menggunakan sejumlah botol pengencer yang
diisi akuades steril. Agar cair didinginkan sampai suhu sekitar 44° C
dan baru kemudian dituang ke cawan petri. Setelah agar membeku cawan di
inkubasi selama 24 – 48 jam (37° C). Lempengan yang dapat digunakan
dalam perhitungan ini ialah lempengan yang mengandung 30 – 300 koloni. Jumlah
bakteri per mililiter ialah jumlah koloni dikalikan faktor pengencer (Bibiana,
2002).